Tukang Nggame Android - Download Cowboys in Paradise - Seorang pemain film dokumenter kontroversial, Cowboys in Paradise, mengaku tak tahu bahwa film yang menampilkannya itu merupakan film tentang gigolo di Bali.
Arnold, seorang anak pantai di Bali yang tampil dalam film yang menuai protes dari pemerintah daerah dan para warga Bali itu, mengatakan, ketika diminta ambil bagian dalam film tersebut ia tidak diberi tahu bahwa film itu akan berkisah mengenai gigolo di Bali. "Kalau saya tahu itu film gigolo, logikanya bodoh aja kalau saya main film seperti itu," ujar Arnold.
Dalam film tersebut, Arnold tampak pada bagian pembukaan dan mengucapkan, "I think I know you". Pemuda yang sehari-hari bekerja menyewakan papan selancar ini mengaku kenal dengan sang sutradara, Amit Virmani, yang memang saat itu sangat dekat dengan anak-anak pantai. "Pertama kenal, (dia) sebagai tamu. Terus, dekat sama anak-anak. Kemudian, jadi teman baik," cerita Arnold.
Dengan adanya film itu, Arnold merasa hanya dimanfaatkan oleh Amit. Ia menganggap Amit mereguk keuntungan dengan mengorbankan anak-anak pantai. "Kata teman saya, dia (Amit) dapat duit miliaran di setiap negara yang memutar film tersebut, sementara saya enggak dapat apa-apa. Malah, nama baik saya tercemar," ujarnya lagi.
Arnold, seorang anak pantai di Bali yang tampil dalam film yang menuai protes dari pemerintah daerah dan para warga Bali itu, mengatakan, ketika diminta ambil bagian dalam film tersebut ia tidak diberi tahu bahwa film itu akan berkisah mengenai gigolo di Bali. "Kalau saya tahu itu film gigolo, logikanya bodoh aja kalau saya main film seperti itu," ujar Arnold.
Dalam film tersebut, Arnold tampak pada bagian pembukaan dan mengucapkan, "I think I know you". Pemuda yang sehari-hari bekerja menyewakan papan selancar ini mengaku kenal dengan sang sutradara, Amit Virmani, yang memang saat itu sangat dekat dengan anak-anak pantai. "Pertama kenal, (dia) sebagai tamu. Terus, dekat sama anak-anak. Kemudian, jadi teman baik," cerita Arnold.
Dengan adanya film itu, Arnold merasa hanya dimanfaatkan oleh Amit. Ia menganggap Amit mereguk keuntungan dengan mengorbankan anak-anak pantai. "Kata teman saya, dia (Amit) dapat duit miliaran di setiap negara yang memutar film tersebut, sementara saya enggak dapat apa-apa. Malah, nama baik saya tercemar," ujarnya lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar